Tinjau Jalan Putus Akibat Longsor, Bupati Simalungun Himbau Masyarakat Untuk Berhati-hati

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –          Ruas jalan penghubung Nagori Marubun Lokkung dengan Tinggi Raja di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengalami pemutusan total akibat longsor.

 

Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 26 hingga 27 November 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Titik terputusnya jalan berada di Dusun (Huta) Pulo Raya, Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silou, sehingga mengakibatkan akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terganggu dan terkendala.

Pada hari Sabtu, (13/12/2025), Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, melakukan kunjungan tinjauan ke lokasi kejadian. Bupati didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Simalungun, Resman Saragih, serta Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan, Mudahalam Purba.

 

Kedatangan mereka di Kecamatan Dolok Silou disambut dengan hangat oleh Camat Dolok Silou, Agus Ginting, beserta masyarakat setempat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Agus Ginting menjelaskan bahwa ruas jalan yang putus merupakan jalan kabupaten yang berfungsi sebagai penghubung antara Kecamatan Dolok Silou dan Kecamatan Silou Kahean.

 

“Putusnya jalan ini akibat curah hujan yang tinggi pada tanggal 26–27 November 2025 lalu maka terjadi longsor di ruas jalan kabupaten. Jalan ini juga merupakan akses utama penghubung Kecamatan Dolok Silou dan Kecamatan Silou Kahean sehingga akses jalan yang biasa dilalui oleh masyarakat terputus total,” ujarnya

 

Menurutnya, panjang segmen jalan yang terkena longsor mencapai sekitar 5 hingga 6 meter. Untuk sementara waktu, masyarakat melakukan gotong royong untuk membuat jembatan kayu, yang diinisiasi oleh Penghulu Nagori Marubun Lokkung, Riswandi Purba.

READ  Polsek Siantar Martoba Jumat Curhat Kamtibmas kepada Warga Kelurahan Tanjung Pinggir 

 

Setelah mendengar penjelasan dari Camat, Bupati, Dr H Anton Ahmad Saragih segera menuju lokasi terputusnya jalan untuk melakukan pemeriksaan langsung.

 

Bupati menekankan kepada Kalak BPBD agar segera mengambil langkah penanggulangan dan melakukan perbaikan guna memperlancar transportasi bagi masyarakat yang melintasi ruas jalan tersebut.

Selain itu, Bupati juga memberikan himbauan penting kepada masyarakat. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melintas jalan ini,” tegasnya.

 

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pangulu dan masyarakat yang telah bergotong royong dalam membuat jembatan sementara.

(S.A.R.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“AWASI” Diuji Di Irigasi Banua: Proyek Rp 397 Juta Diduga Dikerjakan Diatas Lumpur, Mutu Pasangan Batu Dipertanyakan
Dugaan Pungutan Rp250 Ribu per Siswa di SMPN 1 Silau Kahean, Rp37,5 Juta Jadi Sorotan: Ke Mana Semangat ‘AWASI’ Pemkab Simalungun?
Excavator ‘BD 06’ Di Replanting Bah Jambi Dipertanyakan : Siapa Pemiliknya, Dari mana BBMnya? 
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Bagikan Brosur Tertib Berlalulintas Kepada Masyarakat
Kaposlek Sianțar Utara Cek TKP Kebakaran Bengkel Mobil di Jalan SM Raja
Kapolsek Siantar Marihat Himbau Siswa Siswi di SMAN 1 Jauhi Narkoba dan Tawuran
Kapolsek Siantar Timur Pimpin Patroli Dialogis Wilkumnya, Antisipasi 3C dan Tawuran 
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Montoring Pendistribusian MBG di dapur SPPG Martoba
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:22 WIB

“AWASI” Diuji Di Irigasi Banua: Proyek Rp 397 Juta Diduga Dikerjakan Diatas Lumpur, Mutu Pasangan Batu Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 23:59 WIB

Dugaan Pungutan Rp250 Ribu per Siswa di SMPN 1 Silau Kahean, Rp37,5 Juta Jadi Sorotan: Ke Mana Semangat ‘AWASI’ Pemkab Simalungun?

Selasa, 22 September 2026 - 14:54 WIB

Excavator ‘BD 06’ Di Replanting Bah Jambi Dipertanyakan : Siapa Pemiliknya, Dari mana BBMnya? 

Selasa, 22 September 2026 - 14:22 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Bagikan Brosur Tertib Berlalulintas Kepada Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 14:20 WIB

Kaposlek Sianțar Utara Cek TKP Kebakaran Bengkel Mobil di Jalan SM Raja

Berita Terbaru