Tingkatkan Produksi Pertanian, Kepala BPBD Simalungun Tinjau Dua Bendung yang Rusak Akibat Bencana Banjir di Kecamatan Ujung Padang

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com    ||  Simalungun – Sumut –     Pemerintah Kabupaten Simalungun terus berupaya meningkatkan produksi pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan peninjauan terhadap bendungan irigasi yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir di wilayah Kecamatan Ujung Padang, Sumatera Utara, pada Senin (7/9/2026).

 

Kerusakan pada bangunan pengairan tersebut berdampak langsung pada areal pertanian seluas ratusan hektar di Kecamatan Ujung Padang. Dua bendung yang mengalami kerusakan di antaranya adalah Bendung Tanjung Marihat yang melayani kebutuhan irigasi lahan persawahan seluas sekitar 66 hektare, serta Bendung Kampung Baru Hilir yang mengaliri areal pertanian seluas kurang lebih 85,6 hektare.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melihat pentingnya peran kedua infrastruktur ini bagi kelangsungan usaha tani masyarakat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, turun langsung meninjau kondisi lapangan yang terletak di Nagori Sei Merbau, Kecamatan Ujung Padang.

 

Kegiatan ini dilakukan untuk memetakan secara rinci tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan, khususnya bagi para petani yang selama ini sangat bergantung pada aliran air dari kedua bendung tersebut.

 

Kerusakan yang terjadi dikhawatirkan akan mengganggu pasokan air pertanian, sehingga berpotensi menghambat aktivitas pengolahan lahan serta menurunkan produktivitas hasil panen warga.

 

“Pemerintah Kabupaten Simalungun terus berkomitmen memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan masyarakat, terutama para petani. Infrastruktur irigasi merupakan penopang utama produktivitas pertanian dan kunci terwujudnya ketahanan pangan yang kokoh bagi kita semua,” ujar Budiman Silalahi saat berada di lokasi peninjauan.

 

Budiman menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi dasar utama dalam berkoordinasi dengan instansi terkait guna merumuskan langkah penanganan dan rencana perbaikan yang tepat sasaran.

READ  Pria Asal Simalungun Diamanakan Polres Pematangsiantar Di Hotel,Miliki Sabu 4,47 Gram

Sementara itu, salah satu perwakilan petani setempat, Muda Bakkara, menyampaikan harapan agar kerusakan tersebut dapat segera ditangani. Selama saluran air belum berfungsi kembali, para petani terpaksa menggunakan mesin pompa air untuk mengaliri persawahan, yang tentunya membebani biaya operasional.

 

“Untuk lahan seluas sekitar 2.400 meter persegi saja, kami harus mengeluarkan biaya bahan bakar Pertalite hingga sekitar Rp120.000 setiap kali pengairan atau pengolahan tanah. Ini tentu menjadi beban tambahan yang berat bagi kami. Kami berharap kedua bendung ini segera diperbaiki agar kami bisa kembali mengelola lahan dengan tenang dan hemat biaya,” ungkapnya.

 

Saat melakukan peninjauan, Budiman melauang waktu menyapa pada petani yang sedang melakukan aktivitas di lahan persawahan dan meninjau operasional mesin pompa air dalam mengairi lahan persawahan.

 

Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk segera merespons dan menindaklanjuti permasalahan ini, guna memulihkan fungsi irigasi, menjamin kelancaran aliran air ke areal persawahan, serta memastikan kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan kembali dengan lancar dan berkelanjutan.

(S.A.Ricatdo.Siahaan)

Editor : Redaksi 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Sambang Kamtibmas di Lahan Kelompok Tani 
Polsek Siantar Selatan Laksanakan Patroli KRYD 3 Pilar Antisipasi Guantibmas
Polseķ Siantar Barat Patroli Jalan Kaki Siang Hari Antisipasi 3C di Pasar Horas 
Polsek Sianțar Barat Amankan Pelaku Penggelapan Sepedamotor 
Rehab Yayasan Advent Tanjung Kasau Disorot, Pekerjaan Dinilai Minim dan Perlu Dipertanyakan
Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi ke MUI, Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Simalungun dan Kejari Simalungun Jalin Sinergi Cegah Penyimpangan dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Sambang Kamtibmas di Lahan Kelompok Tani 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polsek Siantar Selatan Laksanakan Patroli KRYD 3 Pilar Antisipasi Guantibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Polseķ Siantar Barat Patroli Jalan Kaki Siang Hari Antisipasi 3C di Pasar Horas 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Polsek Sianțar Barat Amankan Pelaku Penggelapan Sepedamotor 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Rehab Yayasan Advent Tanjung Kasau Disorot, Pekerjaan Dinilai Minim dan Perlu Dipertanyakan

Berita Terbaru