Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Objek Wisata Sungai Lobang dalam Kondisi Meninggal Dunia

0
46

Liputanmetrosumut.com ||| Simalungun – Warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat tenggelam di kawasan objek wisata Sungai Lobang, Kampung Kolam, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR dalam kondisi meninggal dunia, Minggu malam (13/9/2026).

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun menerima laporan adanya seorang warga yang dilaporkan tenggelam di kawasan pemandian wisata Sungai Lobang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diketahui bernama Mahyar (26), berjenis kelamin laki-laki.

Berdasarkan informasi sementara, korban diduga tenggelam saat mengambil sesuatu di sekitar mata air yang berada di lokasi objek wisata tersebut.
Laporan resmi mengenai kejadian itu diterima BPBD Kabupaten Simalungun pada pukul 16.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Simalungun segera menurunkan personel ke lokasi dan tiba sekitar pukul 16.45 WIB untuk melakukan upaya pencarian bersama unsur terkait.

Kepala BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, menyampaikan bahwa setelah dilakukan pencarian dan penyelaman oleh Tim Basarnas, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu malam.

“Korban tenggelam di Pemandian Wisata Sungai Lobang, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, telah ditemukan oleh Tim Basarnas melalui upaya penyelaman. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.45 WIB,” ujar Budiman.
Selanjutnya, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, Kepala BPBD Budiman Silalahi menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Mahyar. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Simalungun juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di kawasan sungai maupun objek wisata pemandian.

(RED)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini