Proyek Dana Desa Rp178 Juta di Nagori Wonorejo Disorot, Kinerja Pangulu Diminta Diklarifikasi: Transparansi Jangan Sekadar Slogan

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 16:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Pematang Bandar –      Pengelolaan Dana Desa di Nagori Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, kembali menjadi sorotan. Kinerja Pangulu Nagori Wonorejo dinilai perlu dikonfirmasi dan diklarifikasi terkait pelaksanaan salah satu proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

 

Sorotan tersebut mengacu pada semangat keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang memberikan hak kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai penggunaan anggaran negara, termasuk proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan hasil pantauan awak media bersama tim lembaga swadaya masyarakat pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, ditemukan proyek pembangunan di Nagori Wonorejo dengan nilai anggaran mencapai Rp178.152.363 dan volume pekerjaan 216 x 3 x 0,12 meter. Besarnya anggaran tersebut menjadi perhatian masyarakat sehingga dinilai perlu dilakukan klarifikasi terhadap pelaksanaan pekerjaan, baik dari sisi kualitas maupun kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.

 

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, masyarakat pada dasarnya mendukung seluruh program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah nagori. Namun, dukungan tersebut harus diiringi dengan transparansi dan akuntabilitas.

 

“Kami mendukung pembangunan di Nagori Wonorejo. Tetapi karena anggarannya cukup besar, masyarakat juga berhak mengetahui apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan perencanaan dan penggunaan anggarannya,” ujarnya.

 

Ketua Tim Investigasi Komunitas Peduli Hukum dan Lingkungan Hidup (KPH-PL) Sumatera Utara, M. Purba, menegaskan bahwa seluruh proyek pemerintah, baik yang bersumber dari APBN, APBD maupun BUMN, merupakan bagian dari penggunaan uang negara yang wajib terbuka untuk diawasi publik.

 

READ  Gubernur Sumut Bersama Kapolres Binjai dan Plt. Bupati Langkat Tinjau Jalan Longsor di Desa Telagah

Menurutnya, pengawasan masyarakat bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kami meminta agar seluruh proyek pembangunan dapat dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Transparansi adalah kewajiban penyelenggara negara. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran digunakan dan apakah pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan,” tegasnya.

 

Ia juga menyatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek pemerintah yang diduga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaannya.

 

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara. Pengawasan masyarakat merupakan bagian dari kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang,” katanya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Pangulu Nagori Wonorejo Susiadi belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan proyek tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan, sehingga pemberitaan tetap mengedepankan asas keberimbangan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

(Red/Team) 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Keamanan Makanan,Dokkes Polres Pematangsiantar Safety Food Menu MBG di SPPG YKB
Polsek Siantar Barat Ikuti Penertiban Parkir dan Bongkar Muat Barang Menggunakan Badan Jalan Merdeka
Dukung Program Poliran, Kapolsek Siantar Selatan Kunjungi LPK CAP  
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Penutupan Open Turnamen Bola Voli Marcopolo Cup Tahun 2026
Polres Pematangsiantar Laksanakan Police Go To School di SMPN 4 
Dukung Infrastruktur Jalan yang Lebih Baik, Camat Dolok Batu Nanggar Pimpin Gotong Royong dan Pembersihan Parit di Serbelawan
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara Laksanakan Sambang di Jalan Serdang
Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman
Berita ini 90 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Pastikan Keamanan Makanan,Dokkes Polres Pematangsiantar Safety Food Menu MBG di SPPG YKB

Selasa, 3 November 2026 - 12:35 WIB

Polsek Siantar Barat Ikuti Penertiban Parkir dan Bongkar Muat Barang Menggunakan Badan Jalan Merdeka

Selasa, 3 November 2026 - 12:33 WIB

Dukung Program Poliran, Kapolsek Siantar Selatan Kunjungi LPK CAP  

Selasa, 3 November 2026 - 12:30 WIB

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Penutupan Open Turnamen Bola Voli Marcopolo Cup Tahun 2026

Selasa, 3 November 2026 - 12:15 WIB

Polres Pematangsiantar Laksanakan Police Go To School di SMPN 4 

Berita Terbaru