Pemkab Simalungun Rakor Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Terpadu, dan Berkelanjutan: Dorong Sistem Terpadu hingga Bank Sampah di Nagori dan Kelurahan

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –       Pemerintah Kabupaten Simalungun menunjukkan komitmen tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Terpadu, dan Berkelanjutan. Langkah strategis ini diambil demi merespons kompleksitas persoalan sampah yang mencakup 32 kecamatan serta 413 nagori dan kelurahan di wilayah tersebut.

 

Suasan penuh kesungguhan itu tercipta di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Selasa (7/4/2026). Dalam paparannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun, Daniel Hasilalahi, memaparkan berbagai kondisi riil di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Daniel mengakui bahwa pengelolaan sampah saat ini masih dihadapkan pada sejumlah kendala serius, mulai dari keterbatasan anggaran, minimnya sarana dan prasarana pendukung, hingga tantangan terbesar yaitu rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah.

 

Selain itu, Daniel mengungkapkan sistem pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang masih bersifat terbuka juga menjadi perhatian utama yang harus segera dibenahi demi kesehatan lingkungan.

 

“Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Rakornas Pengelolaan Sampah Tahun 2026, sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencari solusi konkret,” ujar Daniel.

 

Hadirnya perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup RI, Eka Jatnika Arifin, memberikan perspektif penting. Eka menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar masalah teknis, melainkan isu strategis yang membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

 

Menurutnya, kunci perubahan terletak pada pergeseran paradigma, dari yang semula hanya fokus membuang dan menumpuk, beralih menjadi mengelola sejak dari sumbernya melalui pengurangan, pemilahan, dan pengolahan. “Pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu. Peran aktif masyarakat menjadi kunci, termasuk dalam mendorong ekonomi sirkular,” tegasnya.

READ  Bupati Simalungun Perintahkan DPMN dan Inspektorat Tindaklanjuti Pangulu dan Maujana Terkait Realisasi Dana Desa Yang Tidak Sesuai Aturan

 

Sementara itu, arahan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, menegaskan dukungan penuh daerah terhadap kebijakan nasional.

 

Pemerintah Kabupaten menargetkan terjadinya transformasi besar, yaitu perubahan sistem pengelolaan di TPA menuju sistem sanitary landfill yang lebih sehat dan modern, sekaligus memperkuat kelembagaan serta kapasitas sumber daya manusia.

 

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pembentukan dan pengaktifan Bank Sampah di setiap nagori dan kelurahan. Inisiatif ini dinilai sangat strategis sebagai upaya pengurangan sampah berbasis masyarakat yang sekaligus memberikan nilai ekonomi.

 

“Kami mengajak kerjasama lintas sektoral, dimulai dari pimpinan perangkat daerah, Camat, Pangulu, dan Lurah harus menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat,” tegas Sekda.

 

Rakor ini diharapkan menjadi titik tolak perubahan menuju tata kelola yang lebih baik. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Kabupaten Simalungun dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi menjadikan Simalungun yang ASRI (Asri, Sehat, Rapi, Indah).

 

Turut hadir dan memberikan masukan dalam rakor tersebut para pimpinan perangkat daerah, seluruh Camat se-Kabupaten Simalungun, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Simalungun Tinjau Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan – Tangga Batu
Pemkab Simalungun Lakukan Sosialisasi dan Penertiban Penataan Pedagang di Kota Perdagangan
BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun
Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori, Bupati Simalungun Ajak Bangun Sinergi Nyata untuk Kemajuan Nagori
Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026‑2031 Dikukuhkan, Bupati Simalungun Ajak MUI Jaga Kerukunan Umat
Serius Tangani Kerusakan Jalan, Sekda Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi, Hasilkan Empat Langkah Penanganan Disepakati
Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup RI
Berita ini 32 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:20 WIB

Tingkatkan Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Simalungun Tinjau Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan – Tangga Batu

Jumat, 6 November 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Simalungun Lakukan Sosialisasi dan Penertiban Penataan Pedagang di Kota Perdagangan

Kamis, 5 November 2026 - 12:18 WIB

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

Rabu, 4 November 2026 - 07:02 WIB

Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori, Bupati Simalungun Ajak Bangun Sinergi Nyata untuk Kemajuan Nagori

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru