Miris,Bendera Merah Putih Berkibar Di Halaman Kantor Pangulu Nagori Dolok Saribu Robek,Luntur dan Kusam

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto : terlihat bendera merah putih robek,luntur dan kusam berkibar di kantor pangulu nagori Dolok Saribu kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

Foto : terlihat bendera merah putih robek,luntur dan kusam berkibar di kantor pangulu nagori Dolok Saribu kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

Liputanmetrosumut.com  ||  Simalungun – Dolok Pardamean –        Bendera merah putih merupakan bendera kebangsaan indonesia,setiap warga Negara Indonesia wajib menjaga dan menghormati sebagai bentuk kecintaan dan kesetiaan terhadap Negara Republik Indonesia (NKRI).

 

Di duga tidak perduli, bendera merah putih lambang Negara yang terlihat lesu,robek,luntur dan kusam masih terpasang dan berkibar di halaman Kantor Pangulu Nagori Dolok Saribu,Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.Jumat (01/08/2025)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tindakan Pangulu (Kepala Desa) Nagori (Desa) Dolok Saribu, Rubianto Girsang yang membiarkan bendera merah putih robek dan kusam berkibar di kantor desanya, menunjukkan perilaku yang sangat tidak terpuji dan melanggar sumpah jabatan. Hal ini mencerminkan ketidak pedulian terhadap simbol Negara dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

 

Pantauan awak media LiputanMetroSumut datang ke kantor Pangulu Nagori Dolok Saribu,sayangnya pemandangan yang tidak semestinya terlihat di halaman Kantor Pangulu bendera merah putih Robek,lesuh dan kusam terlihat berkibar yang merupakan pusat pemerintahan desa tersebut. entah sengaja atau tidak seharusnya dari pihak Pangulu atau pun perangkat, tersebut harusnya menyadari kondisi benderanya yang sudah robek dan kusam serta tidak layak untuk di kibarkan.

 

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) mengatur berbagai hal yang menyangkut Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan.

 

Turunan UUD 45 Perihal Bendera Merah Putih ini, telah diatur dalam Undang – Undang Nomor 24 tahun 2009 dan pada Pasal 24 mengatur hal apa saja yang dilarang dilakukan terhadap Bendera Negara, diantaranya : dilarang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara;

READ  Jalin Kemitraan, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Gotong Royong di Blok II Jalan Sibatu batu

 

Selain mengatur tentang larangan, dipasal 24 huruf c pun diterangkan sanksi bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) Tahun atau denda paling banyak Rp 100 juta bagi setiap orang yang dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

 

Sebagai warga yang mencintai Negaranya dan menghargai jerih payah para pejuang dalam kemerdekaan Negara Republik Indonesia, tentunya akan sangat kecewa ketika melihat bendera yang telah robek masih terpasang dan berkibar. Apalagi berada di depan Kantor Pemerintahan Nagori.

 

Perilaku Pangulu Nagori Dolok Saribu tersebut sangat disayangkan dan perlu mendapatkan perhatian serius,di minta Kepada Bupati Simalungun Dr,H Anton Achmat Saragih Harus segera di tindak dan mengevaluasi Pangulu Nagori Dolok Saribu. Kepala Dinas DPMPN (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori) dan Inspektorat Kabupaten Simalungun. perlu mengambil tindakan pembinaan untuk memperbaiki situasi ini dan memastikan Pangulu menjalankan tugasnya dengan baik.

 

Ketidak pedulian terhadap kondisi bendera Negara Republik Indonesia ini dapat dianggap sebagai pelanggaran dan dapat dikenakan saksi sebagai mana yang di atur dalam peraturan perundang -undangan, hal ini menjadi pengingat bagi semua pihak terutama instansi pemerintah Desa untuk lebih memperhatikan dan menghormati atas lambang Negara.

 

Hingga berita ini di layangkan kemeja Redaksi,Pangulu Nagori Dolok Saribu Rubianto Girsang saat akan dikonfirmasi terkait bendera merah putih yang robek dan kusam, tidak menjawab memilih untuk bungkam.

 

(Red 01)

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Amankan Residivis Narkotika Milik Ganja 106,29 Gram di Jalan Cemara 
Kasus Mengendap,Ratusan Buruh PTPN IV Regional I Desak copot Kapolres Labuhanbatu
Pengerasan Struktur Jalan di Tanjung Kasau, Warga Apresiasi Pembangunan
Kapolres Pematangsiantar Sambangi Danrem 022/PT, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolres Pematangsiantar Sambangi Kejari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Kapolres Pematangsiantar Perkuat Sinergitas dengan DPRD
Perkuat Mental dan Spiritual, Polres Simalungun Gelar Binrohtal Rutin bagi Personel Muslim dan Kristen
Bupati Simalungun Terima Kunjungan Kerja Kapolres: Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pelayanan Publik
Berita ini 103 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 03:51 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Residivis Narkotika Milik Ganja 106,29 Gram di Jalan Cemara 

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

Kasus Mengendap,Ratusan Buruh PTPN IV Regional I Desak copot Kapolres Labuhanbatu

Kamis, 24 September 2026 - 23:01 WIB

Pengerasan Struktur Jalan di Tanjung Kasau, Warga Apresiasi Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:34 WIB

Kapolres Pematangsiantar Sambangi Danrem 022/PT, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Kamis, 24 September 2026 - 14:32 WIB

Kapolres Pematangsiantar Sambangi Kejari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Berita Terbaru