Miliaran Rupiah Dana Bos Digelontorkan Di SMA N 2 Sidikalang Diduga Banyak Terjadi Penyimpangan, Sekjen DPP Komnas Tipikor Angkat Bicara 

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : SMA N 2 Sidikalang dan kepala sekolah Rudi Harto Siringoringo ST, MM

Foto : SMA N 2 Sidikalang dan kepala sekolah Rudi Harto Siringoringo ST, MM

Liputanmetrosumut.com   ||  Dairi – Sidikalang –         Dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) senilai miliaran rupiah di SMA Negeri 2 Sidikalang tuai sorotan tajam dari Sekjen DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komnas Tipikor Independen Anggiat Pakpahan SH.

 

Menurut Anggiat saat dirinya melakukan konfirmasi pada Rabu 03/12/2025 pukul 01.30 wib terdapat berbagai kejanggalan tentang pengelolaan dana BOSP Reguler terhitung sejak tahun 2023 hinga tahun 2025, nilainya mencapai miliaran rupiah.

 

Dana BOSP Rp 1.664.278.000 tahun 2023 dengan jumlah Siswa Penerima 1054 dapat dipastikan tidak berjalan efektif, kejanggalan terlihat saat sesi tanya-jawab dengan Humas Hendrik Romulo Pardamean Siregar dimana jawaban Humas terkesan berbelit-belit dan terlihat banyak yang di tutup-tutupi, ini membuktikan dana bos diduga banyak terjadi penyimpangan.

 

Acuan Rencana Kerja Sekolah (Arkas) 2023 sebagai berikut:

 

* Penggunaan penerimaan peserta didik baru Rp 66.825.000,

 

* Pengembangan perpustakaan Rp 502.850.600,

 

* Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 354.790.000

 

* Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 169.166.400

 

* Administrasi kegiatan sekolah Rp 367.009.600

 

* Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 24.230.000

 

* Langganan daya dan jasa Rp 43.310.400,

 

* Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 47.738.000,

 

* Pembayaran honor

Rp 89.400.000 jika di total keseluruhan Rp 1.665.320.000

 

*Dana BOSP tahun 2024 Rp 1.689.020.000 dengan Jumlah Siswa Penerima 1069

 

*Dana BOSP tahun 2025 tahap 1 Rp 843.720.000 dengan Jumlah Siswa Penerima 1068 juga dipastikan banyak terjadi penyimpangan

 

” Dapat di pastikan semua realisasi BOSP mengalami penyimpangan, Hendrik selaku humas merasa satu rupiah tidak ada yang melenceng dari pembelanjaan. Ia merasa kepala sekolah Rudy Harto Siringoringo ST, MM sudah sempurna mengelola anggaran BOSP. ” Ungkap Anggiat Pakpahan SH ke awak media

 

Namun di waktu yang sama Hendrik Siregar selaku humas SMA Negeri 2 Sidikalang melarang Anggiat untuk tidak mendokumentasikan seluruh kegiatan yang ada di sekolah, menurutnya ia sedang melaksanakan tugas dari kepala sekolah,

 

” Siapapun tidak di benarkan memfoto -foto apapun yang ada di sekolah SMA Negeri 2 Sidikalang, ” Ujarnya Hendrik

Foto : Humas SMA Negeri 2 Sidikalang Hendrik Rumolo Pardamean Siregar.

Hal ini bertentangan dengan UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik , apa yang di lakukan kepada sekolah Rudy Harto Siringoringo berpotensi melanggar dan membatasi hak dalam berdemokrasi untuk bersikap kritis.

 

Sementara kepala sekolah Rudy Harto Siringoringo ST,MM saat di hubungi melalui pesan WhatsApp baik panggilan tidak memberi respon (Bungkam). Mengingat informasi didapat dari para siswa ternyata kutipan uang SPP mencapai 80 ribu persiswa

 

Guna memastikan kerugian negara tidak terjadi terhadap anggaran dana BOSP di SMA Negeri 2 Sidikalang akibat pembelanjaan yang tidak efisien, sekjen Komnas Tipikor Anggiat Pakpahan segera akan berkonsultasi dengan pihak kejaksaan tinggi Sumatera Utara dan inspektorat. Agar dapat dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan mulai tahun 2023 hingga tahun 2025.

(Red01/Team)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Pastikan Distribusi MBG Berjalan Lancar, 2.357 Penerima Manfaat Terlayani
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 
Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru