Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Sumut –        Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun secara resmi menggelar Peringatan Hari Jadi Ke 193 Daerah Simalungun dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Simalungun, berlangsung di Gedung DPRD Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Sabtu (11/4/202).

 

Acara dengan Tema ” Penguatan Jati Diri Budaya Menuju Simalungun Maju dan Berdaya Saing” ini menjadi bukti nyata upaya pelestarian sejarah dan budaya sekaligus ajakan untuk melangkah maju menuju masa depan yang lebih gemilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rapat paripurna berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan berjalan tertib, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, didampingi para Wakil Ketua yakni Samrin Girsang, Bonauli Rajaguguk dan Juara Sipayung serta dihadiri oleh seluruh anggota legislatif.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama jajaran Forkopimda, Sekda Mixnon Andreas Simamora dan para pejabat Tinggi Pratama, serta para pejabat administrasi dan pengawas lingkup Pemkab Simalungun.

 

Tampak juga hadir memadati ruangan para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ahli waris Raja Marpitu, perwakilan organisasi kemasyarakatan, pemuda, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta undangan lainnya yang turut merasakan euforia peringatan hari bersejarah ini.

 

Ketua DPRD Simalungun dalam membuka Rapat tersebut menyampaikan, di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan pembangunan semakin kompleks, diperlukan inovasi, kolaborasi, dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan Pemerintah daerah dan DPRD dan dukungan penuh dari masyarakat.

 

Sugiarto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban, mendukung program pemerintah, hingga memberikan kritik dan saran yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Simalungun.

Momentum Hari Jadi daerah Simalungun ke-193 tahun 2026 ini juga harus di jadikan sebagai ajang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. “Kabupaten Simalungun yang kita cintai ini adalah rumah bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini adalah kekayaan yang harus kita jaga dan rawat bersama,” ujarnya

 

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih memaparkan makna mendalam di balik penetapan tanggal 11 April sebagai Hari Jadi Simalungun. Tanggal ini bukan sekadar angka, melainkan penanda peristiwa sejarah yang tertulis dalam naskah terdahulu.

 

“Tanggal 11 April diambil dari pembuatan Laklak Simalungun tertua yang ditemui di Talang Tua Palembang. Pustaka itu menyebut ditulis pada Mudahani ni Poltak, bulan Sipaha Opat Hatohani atau 11 April Tahun Saka 608 atau 686 Masehi,” jelas Bupati.

 

Sementara itu, angka tahun 1833 diambil sebagai dasar perhitungan usia daerah karena merupakan tahun terbentuknya Perserikatan Raja Maropat, fase kedua Kerajaan Simalungun yang memperbaharui ikatan Sisada Parmaluan Sisada Lungun dan mengganti nama Kesatuan Batak Timur Raya menjadi Simalungun. Hal ini telah tertuang kokoh dalam Peraturan Daerah Tingkat II Simalungun Tahun 1999.

READ  Berkunjung Ke Kemenhut RI, Wakil Bupati Simalungun Bahas Penguatan Pengelolaan dan Pemanfaatan Hutan Bersama Wakil Menteri Kehutanan

 

“Dengan demikian, pada hari ini Sabtu tanggal 11 April 2026 kita memperingati Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun,” tegasnya.

 

Bupati juga memaparkan rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur. Salah satu agenda utama adalah ziarah ke makam para Raja Marpitu yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Raya, Panei, Tanah Jawa, Purba, Silimakuta, Dolok Silou, hingga ke Makam Raja Sang Nauwaluh Damanik di Kabupaten Bengkalis, Riau.

 

“Puncak perayaan hari jadi kita rencanakan pada tanggal 18 April 2026 dengan panggung hiburan. Rangkaian kegiatan ini sebagian refleksi mendalam atas akar sejarah dan identitas budaya daerah Simalungun sekaligus menyusuri berbagai situs sejarah yang menjadi penanda kejayaan daerah pada masa lalu,” ujarnya.

 

Momentum Hari Jadi Ke 193 Daerah Simalungun tahun ini, menurut Bupati, bukan hanya seremonial belaka, melainkan momen untuk memperkuat hubungan antara generasi kini dengan warisan masa lampau. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para raja terdahulu diharapkan tetap hidup dan menjadi pijakan pembangunan.

 

“Rasa cinta dan rasa memiliki terhadap daerah Simalungun harus terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap dan terwujud dalam perilaku setiap diri pribadi. Harus termanifestasi dalam kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas sesuai potensi dan profesi kita masing-masing,” tandas Bupati.

 

Kepada generasi penerus, Bupati mengajak untuk menjadikan sejarah sebagai pelajaran berharga. Setiap era memiliki dinamika dan tantangannya sendiri, namun semangat kebersamaan harus terus dijaga.

 

Dengan mengusung visi “Bersama Semangat Baru Simalungun, Menuju Simalungun Maju”, Bupati dan Wakil Bupati menerjemahkan cita-cita tersebut ke dalam lima misi utama: Membenahi pelayanan publik, mengawal pembangunan dan anggaran; Memberdayakan ekonomi masyarakat; Menjadi solusi atas permasalahan rakyat; serta Menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat dan daerah.

 

“Mari kita semua, dengan Semangat Baru Simalungun, melaksanakan tugas-tugas kita sehari-harinya, sehingga daerah kita Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas Bupati penuh semangat, mengakhiri rangkaian acara peringatan hari jadi yang penuh makna ini.

 

Dalam rapat tersebut sebelumnya juga dibacakan History Kabupaten Simalungun oleh Sekda, Mixnon Andreas Simamora. Diakhiri dengan pemotongan kue oleh Ketua DPRD Simalungun yang selanjutnya diserahkan kepada Bupati Simalungun dan sesi foto bersama.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Simalungun Tinjau Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan – Tangga Batu
Pemkab Simalungun Lakukan Sosialisasi dan Penertiban Penataan Pedagang di Kota Perdagangan
BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun
Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori, Bupati Simalungun Ajak Bangun Sinergi Nyata untuk Kemajuan Nagori
Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026‑2031 Dikukuhkan, Bupati Simalungun Ajak MUI Jaga Kerukunan Umat
Serius Tangani Kerusakan Jalan, Sekda Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi, Hasilkan Empat Langkah Penanganan Disepakati
Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup RI
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:20 WIB

Tingkatkan Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Simalungun Tinjau Pengaspalan Jalan Simpang Hatonduhan – Tangga Batu

Jumat, 6 November 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Simalungun Lakukan Sosialisasi dan Penertiban Penataan Pedagang di Kota Perdagangan

Kamis, 5 November 2026 - 12:18 WIB

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

Rabu, 4 November 2026 - 07:02 WIB

Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori, Bupati Simalungun Ajak Bangun Sinergi Nyata untuk Kemajuan Nagori

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru