Bupati Simalungun Ziarah ke Makam Pelopor dan Tokoh Pendidik Simalungun Op. Guru Jason Saragih

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 10:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com || Simalungun – Sumut –          Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melakukan ziarah ke makam Op. Guru Jason Saragih, pelopor dan tokoh pendidik Simalungun, di Pematang Raya, Sumatera Utara. Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (2/5/2025) ini juga ditandai dengan peresmian renovasi makam tokoh pendidikan tersebut.

Kegiatan ziarah ini tidak hanya dihadiri oleh Bupati Simalungun, tetapi juga didampingi oleh istri, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga bersama istri Ny. Rospita Banny Gusman Sinaga, serta para pejabat tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Bupati Simalungun meresmikan renovasi makam Op. Guru Jason Saragih sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa dan pengabdian tokoh pendidikan tersebut.

Melalui momentum ini, Bupati Simalungun menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Simalungun. “Peringatan Hari Pendidikan kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah masalah bersama, diperlukan peran serta seluruh stakeholder bukan hanya pemerintah, namun juga dukungan dari orang tua dan tenaga pendidik selaku mentor di lembaga pendidikan,” tegas Bupati.

Op. Guru Jason Saragih merupakan tokoh penting dalam sejarah pendidikan Simalungun. Perjalanan Jason Saragih sebagai pendidik dimulai setelah ia melihat banyak anak-anak dan pemuda di daerahnya yang tidak mendapat pendidikan. Keprihatinannya mendorong ia untuk menemui Pendeta August Theis, penginjil Eropa pertama yang datang ke Simalungun. Atas saran sang pendeta, Jason Saragih memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai mandor dan berangkat ke Depok, Pulau Jawa, untuk mengikuti Pendidikan Guru pada 1 Juli 1911.

Selama empat tahun, ia belajar di Depok dan lulus dengan menyandang gelar Diploma Guru. Sekembalinya ke Pematang Raya, Simalungun, ia memulai kariernya sebagai guru bantu di Zending Volkschool dan kemudian diangkat sebagai kepala sekolah di Zendings Vervolgschool (sekolah lanjutan). Dedikasi Jason Saragih terhadap pendidikan ditunjukkan dengan kesediaannya menjemput langsung murid-muridnya ke rumah masing-masing untuk berangkat ke sekolah dan belajar.

Pada tanggal 3 September 1928, bersama sejumlah tokoh Simalungun di Pematang Raya, Jason Saragih mendirikan “Komite Na Ro Marpondah” dan diangkat menjadi ketua komite yang bertugas menerjemahkan buku-buku pendidikan ke dalam bahasa Simalungun (Rudang Ragi-Ragian). Pengabdiannya sebagai guru berlangsung selama 43 tahun sebelum pensiun pada 1 Februari 1958. Meski sudah pensiun, hasratnya sebagai pendidik tidak pernah surut dan ia tetap melanjutkan pengabdiannya untuk mengajar.

READ  ASN Kecamatan Dolok Batu Nanggar Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Dua bulan setelah Guru Jason Saragih meninggal dunia pada 30 Maret 1963, Bupati Simalungun saat itu, Radjamin Poerba BC HK, melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 305/1963-Uod- tanggal 29 Mei 1963, memberikan gelar penghormatan “Pelopor/Bapak Pendidik Simalungun” kepada almarhum. Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasa dan kegiatan-kegiatan Jason Saragih yang telah mengabdikan diri demi kemajuan anak-anak dan generasi muda Simalungun.

Pemerintah Kabupaten Simalungun juga telah mengabadikan nama Jason Saragih sebagai nama jalan di kota Pematang Siantar dan Sondy Raya, serta melakukan renovasi makam dan pembangunan gapura yang diresmikan oleh Bupati Simalungun dalam kunjungan ziarah kali ini.

Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyatakan bahwa masyarakat Simalungun sudah sepantasnya menghormati Guru Jason Saragih sebagai Pahlawan/Pelopor/Bapak Pendidik Simalungun. Proses belajar mengajar yang dilakukan oleh Guru Jason Saragih sangat berbeda dengan kondisi sekolah saat ini, dimana ia harus menempuh perjalanan jauh melalui hutan-hutan dan jalan setapak, mengajar hingga ke kampung-kampung dan huta-huta dengan berjalan kaki.

Perjuangan Guru Jason Saragih telah menjadi motivasi bagi masyarakat, terutama generasi muda untuk semakin giat dan rajin belajar. Banyak tokoh Simalungun yang berhasil melalui didikan Guru Jason Saragih, termasuk mantan Bupati Simalungun Tuan Madja Purba dan Radjamin Purba.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam program prioritas pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Sesuai program tersebut, pendidikan harus dikuatkan di semua lini, dan harus dimulai sejak usia dini.

Bupati juga menggarisbawahi isi pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyatakan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa diskriminasi. “Pendidikan harus mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia, memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, serta berbagai kecerdasan untuk meraih kesejahteraan dan kebahagiaan,” tambahnya.

Peringatan Hardiknas di Kabupaten Simalungun tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan. Ziarah ke makam Guru Jason Saragih menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan pengabdian dalam dunia pendidikan, serta inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan berkualitas.

(S.A Ricardi.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Dolok Batu Nanggar Apresiasi Turnamen Bola Voli Semi Open Piala Kapolsek Serbelawan, Kehadiran Pemain Nasional Dimas Syaputra Pratama Sukses Pukau Penonton
Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026‑2031 Dikukuhkan, Bupati Simalungun Ajak MUI Jaga Kerukunan Umat
Tanggap Bencana, Pemkab Simalungun Tinjau Longsor di Kecamatan Silou Kahean: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
Serius Tangani Kerusakan Jalan, Sekda Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi, Hasilkan Empat Langkah Penanganan Disepakati
Perkuat Semangat Gotong Royong, Camat Dolok Batu Naggar Bersama TNI Turun Langsung Benahi Jalan Sangnawaluh Serbelawan 
Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup RI
Camat Dolok Batu Nanggar Tinjau Pembangunan Parit Pasangan di Kelurahan Serbelawan
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:56 WIB

Camat Dolok Batu Nanggar Apresiasi Turnamen Bola Voli Semi Open Piala Kapolsek Serbelawan, Kehadiran Pemain Nasional Dimas Syaputra Pratama Sukses Pukau Penonton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026‑2031 Dikukuhkan, Bupati Simalungun Ajak MUI Jaga Kerukunan Umat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:48 WIB

Tanggap Bencana, Pemkab Simalungun Tinjau Longsor di Kecamatan Silou Kahean: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Serius Tangani Kerusakan Jalan, Sekda Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi, Hasilkan Empat Langkah Penanganan Disepakati

Berita Terbaru