Dituding Tutup Mata Terkait Galian C Ilegal,Polres Pematangsiantar Klarifikasi

- Reporter

Selasa, 13 Mei 2025 - 13:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com || Pematang Siantar –      Beredarnya di media online perihal di duga Polres Pematangsiantar Tutup mata Galian C Marajalela Membuat Polres Pematangsiantar Melalui Kasi Humas Iptu Agustina angkat bicara dan membuat klarifikasi.

Kasi Humas Polres Pematangsiantar Iptu Agustina Menyampaikan Selasa 13 Mei 2025 ,Sebelumnya setelah mendapat informasi adanya galian C ilegal,Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar langsung bergerak untuk melakukan pengecekan pada hari Kamis, 17 April 2025 sekira pukul 12.00 wib yang dipimpin langsung oleh Kanit Ekonomi Iptu F.Chandra Ritonga,S.H.M.H bersama dengan aanggota

Untuk melakukan pengecekan kelapangan terkait dengan Laporan Informasi tentang ada nya kegiatan Galian C ilegal tepat nya di daerah Tanjung Tongah kec. Siantar martoba kota Pematang Siantar Setelah di lokasi tim Menemukan ada melihat 2(dua) unit Alat Berat (Excavator) yang sedang terparkir (tidak beroperasional) dimana operator nya tidak ada di tempat serta 1 (satu) unit mobil dumtruck dalam keadaan rusak.

Kemudian tim mengetahui pemilik proyek an.Nurianto dan meminta sdr Nurianto untuk datang ke lokasi, setelah bertemu selanjutnya membawa sdr.Nurianto ke kantor Polres guna dilakukan permintaan keterangan pada Kamis / 17 April 2025 pukul 12.00.Wib

Setelah dilakukan pemeriksaan keterangan sdr Nurianto bahwa diri nya di minta sdr Paidi selaku pemilik tanah untuk meratakan tanah yang sebelum nya berbukit dikarenakan lokasi tersebut akan di bangun tempat pemukiman di lokasi tersebut.

Berkaitan dengan excavator dan dumtruck yang ditemukan di lapangan tidak melakukan aktivitas dengankondisi rusak

Tidak sampai disitu Penyidik pun telah melakukan pemeriksaan Ahli terhadap wilayah III dinas ESDM Provinsi Sumatera Utara dengan hasil menyatakan kegiatan tersebut belum termasuk dalam kegiatan penambangan. “Ungkap Iptu Agustina./Humas P Siantar

(S.A Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Ciptakan Rasa Aman Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Sambang Kamtibmas
Unit Gakkum Polres Pematangsianțar Cek TKP Laka Lantas di Jalan Gereja 
Berikan Himbauan Kamtibmas,Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Patroli KBN di Jalan Jawa
Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Timur Cek TKP dan Mediasi Keributan di Jalan Narumonda Bawah
Berikan Kenyamanan Ditempat Umum ,Polsek Siantar Barat Laksanakan Patroli Objek Vital 
Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan Distribusi BBM di SPBU
Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 
Antisipasi Tawuran, Geng motor, dan Knalpot brong Polres Pematangiantar Maksimalkan Patroli 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:57

Diduga Ada Kejanggalan Penyertaan Modal BUMNag Talun Saragih Rp167,6 Juta, Jejak 80 Ekor Kambing Menghilang, Ketua Bungkam Saat Dikonfirmasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:25

Proyek Dana Desa Rp178 Juta di Nagori Wonorejo Disorot, Kinerja Pangulu Diminta Diklarifikasi: Transparansi Jangan Sekadar Slogan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:13

Lurah Aman Sari Imbau Warga Tidak Terprovokasi, Perbaikan Jalan Tengah Berproses

Senin, 27 Juli 2026 - 14:01

Diduga Asal Jadi! Rabat Beton Dana Desa Rp83,5 Juta di Nagori Talun Saragih Retak dalam Satu Bulan, LPPNRI Desak Inspektorat Audit Total

Senin, 27 Juli 2026 - 13:35

Camat Dolok Batu Nanggar Dampingi Dua Anak Penyandang Cerebral Palsy Terima Kursi Roda Adaptif

Senin, 27 Juli 2026 - 09:49

Sat Polairud Polres Langkat Perkuat Sinergi denga Nelayan, Edukasi Kamtibmas dan Kelestarian Lingkungan Pesisir

Senin, 27 Juli 2026 - 08:51

Ketua TP PKK Simalungun: Kursi Roda Adaptif Wujud Kepedulian Bersama untuk Masa Depan Anak Disabilitas

Senin, 27 Juli 2026 - 07:51

Puluhan Anak Penyandang Disabilitas di Simalungun Terima Kursi Roda Adaptif

Berita Terbaru