LPJ BUMNag Saur Matua Dipertanyakan, Pangulu dan Pengurus Mangkir, Rapat Warga Terpending

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto : Kantor Pangulu Tanjung Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean (13/08/2026)

Foto : Kantor Pangulu Tanjung Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean (13/08/2026)

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Tanjung Saribu –       Rapat terbuka yang digelar untuk membahas pertanggungjawaban pengelolaan Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag) Saur Matua, Nagori Tanjung Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/8/2026), berujung kekecewaan masyarakat.

 

Rapat yang dijadwalkan sekitar pukul 14.30 WIB tersebut sejatinya menjadi forum penting untuk membuka secara terang-benderang perjalanan anggaran BUMNag yang bersumber dari dana desa. Namun, forum justru kehilangan pihak-pihak yang paling berkepentingan memberikan penjelasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Masyarakat mempertanyakan penggunaan anggaran yang disebut dialokasikan kepada BUMNag Saur Matua sebesar Rp142.635.400, dengan realisasi yang disebut mencapai Rp94.635.400.

 

Pertanyaan warga sederhana tetapi mendasar: ke mana anggaran tersebut mengalir dan apa hasil nyata yang telah dikembalikan BUMNag kepada masyarakat?

 

Kegelisahan warga semakin menguat karena BUMNag Saur Matua diketahui menjalankan usaha penanaman jagung di lahan seluas sekitar 30 hektare. Namun hingga rapat digelar, masyarakat mengaku belum memperoleh penjelasan terbuka mengenai berapa modal yang telah digunakan, berapa hasil produksi, berapa pendapatan yang diperoleh, serta bagaimana kondisi keuangan BUMNag saat ini.

 

Alih-alih mendapatkan jawaban, masyarakat justru mendapati ketidakhadiran sejumlah pihak yang seharusnya berada di depan forum untuk memberikan pertanggungjawaban.

 

Pangulu Nagori Tanjung Saribu, Jawarlen Saragih, tidak hadir dalam rapat. Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga. Sejumlah masyarakat bahkan menilai ketidakhadiran tersebut sebagai bentuk menghindari forum pertanggungjawaban.

 

Bukan hanya Pangulu. Ketua BUMNag Saur Matua, Jaden Purba, juga disebut tidak menghadiri rapat. Sekretaris BUMNag, Okta Br. Sitanggang, serta Bendahara BUMNag, Robin Sijabat, juga tidak hadir memenuhi undangan yang dilayangkan Ketua Maujana Nagori Tanjung Saribu, Tampe Lambok Malau.

READ  Polsek Siantar Barat Laksanakan Patroli Jalan Kaki Sore Hari di Pasar Horas Antisipasi 3C 

Absennya para pengurus tersebut membuat rapat yang seharusnya menjadi ruang transparansi pengelolaan uang publik akhirnya tidak menghasilkan jawaban substantif. Rapat pun ditunda dan direncanakan kembali digelar pada minggu berikutnya.

 

Kekecewaan masyarakat pun tak terbendung. Mereka mempertanyakan bagaimana mungkin pembahasan LPJ BUMNag yang menyangkut anggaran ratusan juta rupiah justru berlangsung tanpa kehadiran Pangulu dan jajaran pengurus BUMNag.

 

Publik tidak sedang meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya meminta transparansi atas uang yang bersumber dari anggaran publik.

 

Terlebih, terdapat angka anggaran sebesar Rp142,6 juta dengan realisasi Rp94,6 juta yang perlu dijelaskan secara terbuka: berapa yang benar-benar dibelanjakan, untuk apa penggunaannya, bagaimana bukti pertanggungjawabannya, dan berapa keuntungan usaha jagung 30 hektare tersebut.

 

Jika BUMNag benar-benar sehat dan pengelolaannya berjalan baik, seharusnya forum pertanggungjawaban menjadi kesempatan untuk menunjukkan keberhasilan, bukan justru diwarnai ketidakhadiran pihak-pihak yang dimintai penjelasan.

 

Masyarakat berharap rapat berikutnya tidak kembali menjadi forum tanpa pengurus. Mereka menuntut Pangulu dan seluruh pengurus BUMNag hadir serta membuka data pengelolaan anggaran secara transparan kepada masyarakat.

 

Sebab, ketika uang publik dipertanyakan dan pengelolanya tidak hadir memberikan penjelasan, kecurigaan publik akan semakin sulit dibendung.

 

Kini bola berada di tangan Pemerintah Nagori Tanjung Saribu dan pengurus BUMNag Saur Matua. Rapat lanjutan akan menjadi ujian: apakah mereka berani membuka seluruh perjalanan anggaran di hadapan masyarakat, atau kembali memilih bungkam?

 

(S.A.R.Siahaan-01) 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Tingkatkan Patroli Malam, Sasar Geng Motor hingga Balap Liar
Respons Cepat Call Centre 110, Polsek Siantar Utara Antar Lansia Terlantar kepada Keluarga
Polsek Siantar Barat Amankan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim
Polantas Karib Sambangi Dunia Anak, 70 Siswa biMBA AIUEO Belajar Tertib Lalu Lintas di Satlantas Pematangsiantar
Bhabinkamtibmas Nagapitu Polsek Siantar Martoba Hadir di Tengah Warga, Kawal Turnamen Futsal Kiam Cup ARBAS
Sigap Tanggap Bencana, Polres Simalungun Hadir Langsung Tangani Banjir Rendam 4 Rumah dan Rusakkan 2 Unit di Haranggaol
Wakili Kapolres Wakapolres Simalungun Hadiri Kejuaraan Karate Full Contact Perebutkan Piala Komandan BRIGIF TP 36/HM, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Festival Lagu Karo yang Di Selengarakan Oleh PSBK Peduli Seni Dan Budaya Karo Sukses Berikut Daftar Juaranya
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Polres Pematangsiantar Tingkatkan Patroli Malam, Sasar Geng Motor hingga Balap Liar

Minggu, 27 September 2026 - 12:48 WIB

Respons Cepat Call Centre 110, Polsek Siantar Utara Antar Lansia Terlantar kepada Keluarga

Minggu, 27 September 2026 - 12:46 WIB

Polsek Siantar Barat Amankan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 27 September 2026 - 12:43 WIB

Polantas Karib Sambangi Dunia Anak, 70 Siswa biMBA AIUEO Belajar Tertib Lalu Lintas di Satlantas Pematangsiantar

Minggu, 27 September 2026 - 12:42 WIB

Bhabinkamtibmas Nagapitu Polsek Siantar Martoba Hadir di Tengah Warga, Kawal Turnamen Futsal Kiam Cup ARBAS

Berita Terbaru