Bantuan dari KKP Menuju ke Sumut: Kirimkan Lewat Jalur Udara dan Laut

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Jakarta –  Selasa (2/12/2025) upaya percepatan penanganan dampak bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah cepat dengan mengirimkan berbagai bentuk bantuan darurat melalui jalur udara. Pengiriman ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan kondisi lapangan yang menyebutkan bahwa sejumlah kawasan pesisir maupun pemukiman di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.

 

suasana di salah satu pangkalan udara yang menjadi titik keberangkatan bantuan tampak lebih sibuk dari biasanya. Beberapa truk logistik hilir-mudik membawa paket bantuan yang sudah dikemas rapi. Para petugas KKP, TNI AU, serta relawan tampak bekerja bergantian memindahkan kotak berisi kebutuhan darurat seperti tenda, paket makanan, perlengkapan kebersihan, hingga peralatan pendukung kegiatan nelayan yang terdampak.Seorang koordinator lapangan dari KKP mengatakan bahwa pengiriman lewat jalur udara menjadi pilihan paling memungkinkan di tengah kondisi akses darat yang belum sepenuhnya pulih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami mendapat laporan bahwa beberapa ruas jalan menuju kawasan terdampak masih sulit dilewati kendaraan berat. Ada yang tertutup material lumpur, ada yang masih dalam proses evakuasi. Untuk itulah pengiriman lewat udara menjadi opsi tercepat agar bantuan tidak tertunda,” ujarnya.Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Sumatera Utara untuk memastikan jenis bantuan yang dikirim benar-benar sesuai kebutuhan warga.

 

Pada sekitar pukul 10.00 WIB, satu unit pesawat angkut milik TNI AU telah siap di landasan. Para petugas mulai memindahkan kotak-kotak bantuan ke dalam pesawat. Prosesnya berlangsung hati-hati, memastikan tidak ada paket yang tertinggal atau tertukar.

 

Pelepasan bantuan berupa 10.000 kaleng ikan olahan hingga kebutuhan pokok menggunakan pesawat pengawas (Airborne Surveillance) dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (2/12). “Sebagaimana arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Sakti Wahyu Trenggono pada hari ini kami melepas misi KKP untuk Sumatra menggunakan pesawat pengawasan”, ungkap Direktur Jendral PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) selaku Komandan Satgas KKP Peduli Bencana Sumatra. Proses persiapan bantuan disebut telah dilakukan sejak dini hari.

READ  APBDes dan BUMNag Mulya Mandiri Nagori Margo Mulyo Disorot, Transparansi Dipertanyakan: Dana Ratusan Juta, Laporan Tak Kunjung Terbuka

 

Begitu laporan kerusakan dari wilayah Sumut diterima, tim logistik KKP langsung bergerak menginventarisasi peralatan yang diperlukan. Perwakilan KKP menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memastikan wilayah pesisir selalu menjadi prioritas penanganan, terutama ketika bencana mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Selain melalui jalur udara, KKP juga mengarahkan KP. HIU Macan 05 dari Pelabuhan Bandar Deli Belawan menuju Langsa dan Lhokseumawe, Provinsi Aceh pada Senin (1/12). Kapal tersebut membawa total 12 logistik, terdiri dari 2 ton bantuan KKP dan 10 ton bantuan dari polda riau.

 

Sedangkan, bantuan untuk wilayah Sibolga di Sumatra Utara, KKP mengerahkan KP. Hiu 12 dari Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh. Logistik yang dikirim sekitar 5 ton. KKP melalui posko di Padang Sumatera Barat juga telah menyalurkan bantuan sejumlah 6 ton.

 

Sabtu (6/12) bantuan disalurkan kembali , pemuatan barang bantuan di KP. Orca 05 yang mengangkut 60 ton paket bantuan dari Pelabuhan Perikanan Samudera Nizem Zachman, Jakarta Utara menuju Padang, Sibolga, dan Tapanuli Tengah, serta Aceh. Paket bantuan yang dikirim berasal dari donasi para pegawai KKP, serta partisipasi berbagai pihak termasuk dari instansi kementerian/lembaga lainnya.

 

Direktur Jenderal PSDKP (Ipunk) selaku komandan Satgas KKP Peduli Bencana KKP mamaparkan bahwa selain mengerahkan logistik, KKP juga membuka penggalangan donasi pakaian layak pakain yang saat ini menjadi kebutuhan mendesak para korban.

 

Situasi sulit yang dihadapi warga bukan hanya soal kerusakan fisik, tetapi juga rasa tidak pasti yang muncul setelah bencana. Kehadiran bantuan cepat memberikan sinyal bahwa pemerintah hadir dan siap bekerja bersama masyarakat untuk memulihkan keadaan.

 

Pengiriman jalur udara ini menggambarkan betapa pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam menangani situasi darurat. Semoga bantuan ini menjadi langkah awal yang mempercepat pemulihan dan mengembalikan aktivitas masyarakat Sumatera seperti sediakala.

 

Dibuat Oleh: Liza Ayu Lestari, Mahasiswa Universitas Jambi

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Irigasi Raja Maligas Rp9,14 Miliar Disorot! Komisi D DPRD Sumut Turun Tangan, Dugaan Pondasi 30 Cm Jadi Perhatian
BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun
Polres Pematangsiantar Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku dan Seorang Penadah Diamankan
Polsek Siantar Selatan Kumpul Bersama Masyarakat Tampung Aspirasi
Kapolsek Siantar Utara Pimpin Gatur Lalin dan Sambang di Pasar Dwikora 
Laksanakan Polidik, Kaposlek Siantar Barat Ajak Siswa Siswi Tamsis Tidak Lakukan bully, Judol dan Narkoba 
Kapolsek Siantar Selatan Silaturahmi ke Perumahan Kesusteran Jalan Sibolga
Kapolres Pematangsiantar Terima Audiensi Komunitas SMAC Siantar
Berita ini 45 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:03 WIB

Proyek Irigasi Raja Maligas Rp9,14 Miliar Disorot! Komisi D DPRD Sumut Turun Tangan, Dugaan Pondasi 30 Cm Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 12:18 WIB

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 06:08 WIB

Polres Pematangsiantar Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku dan Seorang Penadah Diamankan

Kamis, 5 November 2026 - 06:03 WIB

Polsek Siantar Selatan Kumpul Bersama Masyarakat Tampung Aspirasi

Kamis, 5 November 2026 - 05:50 WIB

Kapolsek Siantar Utara Pimpin Gatur Lalin dan Sambang di Pasar Dwikora 

Berita Terbaru