Diduga Ada Pengurangan Volume, Proyek Pengerasan Jalan Juma Pokkalan Tongah Di Nagori Raya Usang Warga Minta Inspektorat Turun Ke Lokasi

- Reporter

Sabtu, 18 Januari 2025 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com || Simalungun- Sumut –  Proyek pengerasan jalan (telfod) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Nagori Raya Usang, Kecamatan Dolog Masagal, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hasil pantauan di lapangan oleh sejumlah awak media Liputan Metro Sumut.com Sabtu (18/01/2025) .menunjukkan bahwa panjang pengerasan jalan yang tercantum pada papan proyek adalah 240 meter. Namun, setelah dilakukan pengukuran langsung di lokasi hanya 222 meter dan diduga terdapat pengurangan volume yang signifikan. Hal ini menimbulkan kecurigaan masyarakat atas kualitas dan transparansi pengerjaan proyek tersebut.

Masyarakat meminta agar Inspektorat Kabupaten Simalungun segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan memastikan proyek ini sesuai dengan RAB. Jika ditemukan penyimpangan, Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera bertindak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga setempat juga mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait, mengingat proyek ini menggunakan dana yang seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas umum.

“Kalau memang ada pengurangan volume, ini adalah bentuk pelanggaran yang merugikan masyarakat. Kami minta ini diselidiki tuntas,” tambahnya.

Proyek yang bersumber dari Dana Desa memang kerap menjadi sorotan karena rawan penyimpangan. Dalam kasus ini, masyarakat berharap transparansi dan akuntabilitas dapat ditegakkan demi kepentingan bersama.

Inspektorat Kabupaten Simalungun maupun pihak berwenang lainnya diharapkan segera turun ke lokasi untuk meninjau dan mengaudit proyek tersebut. Jika ditemukan unsur pelanggaran, masyarakat mendesak agar pihak yang bertanggung jawab diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa. Masyarakat sebagai penerima manfaat utama berharap agar setiap proyek yang dibiayai DD (Dana Desa) dapat memberikan dampak positif, bukan justru menjadi ladang korupsi yang merugikan banyak pihak.

Pihak pemerintah desa dan pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ini. Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.

(J.Tamba)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com

Berita Terkait

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
DPP PJS Keluarkan Pernyataan Sikap: Tolak Label “Londo Ireng”, Ingatkan Pemerintah Hormati Kebebasan Pers
Diduga Limbah PT SAS Mengalir ke Sungai, Warga Sei Suka Desak DLH Batu Bara Bertindak Sebelum Lingkungan Rusak Parah
Diduga Markas Sabu Beroperasi di Asrama Eks 121 Kebun Lada Binjai, Warga Minta APH Bertindak: “Jangan Sampai Kebal Hukum”
Diduga Beroperasi Nyaris Dua Tahun Saat Izin Lingkungan Masih Diproses, Peternakan 6.000 Ekor Babi PT SKP Picu Protes Warga: APH Diminta Turun Tangan
Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Pimpin Upacara Khidmat dengan Dihadiri Bupati dan Forkopimda
Polres Pematangsiantar Amankan Pemilik Ganja 88,14 Gram di Jalan Melanthon Siregar
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26

Terbongkar Lewat Undercover, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Polres Pematangsiantar dengan Dua Paket Sabu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:24

Polseķ Siantar Martoba Amankan Tiga Anak Diduga Curi HP di Simpang Kerang 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22

Polsek Siantar Martoba Mediasi Masalah Ibu Kandung dan Anaknya di Jalan Batu Permata Raya 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:18

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Kapolsek Siantar Timur Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:10

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34

Diduga Hindari Konfirmasi, Perangkat Nagori Sorba Dolok Tinggalkan Kantor Saat Wartawan Pertanyakan ADD dan Penyertaan Modal BUMNag 2025

Berita Terbaru