Laporan Dugaan Pengeroyokan Jalan di Tempat? Korban Soroti Kinerja Polsek Kisaran Kota

- Reporter

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||   Asahan-Penanganan laporan dugaan pengeroyokan yang dialami Juang Siahaan menuai sorotan. Hingga beberapa hari setelah laporan resmi dibuat, korban mengaku belum melihat adanya langkah tegas dari pihak Polsek Kisaran Kota terhadap para terduga pelaku.

 

Peristiwa tersebut diduga terjadi di loket Bus Candra, Kisaran,Kabupaten Asahan,pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Juang Siahaan mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum kru bus, di antaranya berinisial UG dan WL bersama sejumlah rekannya.

 

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian pelipis mata hingga mengeluarkan darah yang membasahi wajahnya. Saat kejadian, korban mengaku tengah menjemput istrinya di lokasi tersebut.

 

Merasa menjadi korban tindak pidana, Juang Siahaan kemudian membuat laporan resmi ke Polsek Kisaran Kota. Namun, korban mempertanyakan lambannya proses penanganan kasus tersebut.

 

Menurut pengakuan korban, salah seorang terduga pelaku bahkan sempat datang ke kantor polisi dan berupaya melakukan perdamaian. Namun hingga kini, korban menilai belum ada perkembangan signifikan terkait proses hukum yang dijalankan penyidik.

 

Korban juga mempertanyakan alasan penyidik masih meminta saksi tambahan, sementara istrinya yang berada di lokasi dan menyaksikan langsung kejadian disebut tidak dijadikan saksi utama dalam proses pemeriksaan.

 

“Yang melihat langsung kejadian itu adalah istri saya. Namun saya mempertanyakan mengapa keterangannya tidak menjadi dasar dalam pengembangan perkara,” ujar korban.

 

Sorotan terhadap kinerja Polsek Kisaran Kota semakin menguat setelah salah seorang awak media menghubungi petugas yang menangani perkara tersebut pada 5 Juni 2026 untuk menanyakan perkembangan laporan. Menurut pengakuan awak media, jawaban yang diterima dinilai tidak memberikan kepastian hukum kepada pelapor.

 

Sikap tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai komitmen aparat dalam memberikan pelayanan dan kepastian hukum kepada korban tindak pidana.

 

Kasus ini pun menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak berharap Polsek Kisaran Kota dapat memberikan penjelasan terbuka terkait perkembangan laporan tersebut guna menghindari munculnya spekulasi dan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kisaran Kota maupun pihak Polres Asahan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan laporan dugaan pengeroyokan yang dilaporkan Juang Siahaan.

 

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Bersambung… 

(M.Arfandi)

Editor : Redaksi 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Pastikan Distribusi MBG Berjalan Lancar, 2.357 Penerima Manfaat Terlayani
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 
Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru