Oknum Bidan Tuding Dugaan Korupsi di Desa Bonian, Aparat Diminta Lakukan Penelusuran

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto : Gambar ilustrasi

Foto : Gambar ilustrasi

Liputanmetrosumut.com   ||  Dairi – Dugaan penyalahgunaan anggaran kembali mencuat di wilayah Kabupaten Dairi. Kali ini, tudingan datang dari seorang oknum bidan berinisial E.S yang menyebut adanya indikasi korupsi dalam pengelolaan dana di Desa Bonian, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi .Kamis (19/03/2026)

 

Informasi tersebut diperoleh dari salah satu sumber yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Dairi. Dalam keterangannya melalui aplikasi WhatsApp, E.S mengungkapkan bahwa dana untuk kegiatan Kelas Ibu Hamil diduga telah dicatat sebagai realisasi, meski kegiatan tersebut disebut tidak dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Temuan ini menjadi perhatian serius tim Liputan Metro Sumut yang kemudian berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Namun, hingga saat ini E.S belum memberikan keterangan lanjutan. Media sempat menerima panggilan balik dari seseorang yang mengaku sebagai suami E.S, yang menyampaikan bahwa E.S sedang dalam kondisi kurang sehat dan menyarankan agar komunikasi dilakukan melalui dirinya.

 

Meski demikian, tudingan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa Bonian.

 

Sejumlah pihak menilai, apabila dugaan ini terbukti, maka hal tersebut berpotensi menjadi indikasi penyalahgunaan anggaran yang harus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum, termasuk kemungkinan dilaporkan ke tingkat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

 

Sementara itu, upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi guna memperoleh tanggapan resmi terkait isu tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

 

Media liputan metro sumut menegaskan akan terus berupaya melakukan pendalaman informasi serta membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait demi menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan.

READ  Polsek Siantar Martoba Dampingi Petani Binaan Jual Hasil Panen ke Bulog Cabang Pematangsiantar 

(Parmin Tamba)

Ediktr : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergitas TNI – Polri,Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar 
Polres Langkat Edukasi Masyarakat Penguna Jalan, Dukung Operasi Patuh Toba 2026
Pastikan Situasi Tetap Kondusif,Polres Pematangsiantar Patroli Blue Light
Cegah Tindak Pidana,Polsek Siantar Marihat SALING di Pos Kamling Gang Kayu Manis
Melalui Minggu Kasih, Polsek Siantar Timur Jalin Hubungan Harmonis Dengan Jemaat Gereja GKPS 
Polsek Siantar Marihat Minggu Kasih di Gereja Katolik Stati santo Stefanus
Polsek Siantar Marihat Patroli dan Monitoring Penyaluran BBM di SPBU Wilkumnya
Wakapolres Pematangsiantar Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
Berita ini 59 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:47 WIB

Sinergitas TNI – Polri,Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar 

Senin, 2 November 2026 - 08:24 WIB

Polres Langkat Edukasi Masyarakat Penguna Jalan, Dukung Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 2 November 2026 - 07:18 WIB

Pastikan Situasi Tetap Kondusif,Polres Pematangsiantar Patroli Blue Light

Senin, 2 November 2026 - 07:17 WIB

Cegah Tindak Pidana,Polsek Siantar Marihat SALING di Pos Kamling Gang Kayu Manis

Senin, 2 November 2026 - 07:15 WIB

Melalui Minggu Kasih, Polsek Siantar Timur Jalin Hubungan Harmonis Dengan Jemaat Gereja GKPS 

Berita Terbaru