Ruang Terbuka Publik Rp 1,5 M di Kecamatan Purba Memanas: Kadis PUTR Tantang Pengkritik, Publik Tuntut Transparansi Total

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Foto : Ruang Terbuka Publik yang berada di tiga runggu kecamatan Purba

Foto : Ruang Terbuka Publik yang berada di tiga runggu kecamatan Purba

Liputanmetrosumut.com  ||  Simalungun –      Polemik proyek pembangunan Ruang Terbuka Publik Tiga Tunggu (RTP) di Tiga Runggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, kian memanas. Anggaran jumbo senilai Rp 1.535.000.000 dari APBD 2025 memicu perdebatan terbuka antara pengkritik proyek dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Simalungun.

 

Alih-alih meredam sorotan, Kepala Dinas PUTR, Hotbinson Damanik, justru melontarkan tantangan keras kepada pihak yang mempertanyakan kewajaran anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Yang tidak sebanding mananya pak? Ada hitungan bapak sebagai dasar tidak sebanding? Kirim saja hitungan bapak ke saya,” tegasnya, Jumat (20/02/2026).

 

Pernyataan tersebut muncul setelah adanya kajian estimatif independen yang menyebut potensi selisih anggaran jika terjadi perbedaan harga satuan, volume pekerjaan, maupun spesifikasi teknis.

 

Konflik Data dan Keterbukaan

Saat diminta membuka rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Detail Engineering Design (DED), pihak dinas menolak mempublikasikannya ke masyarakat.

 

Dokumen, menurut Kadis, hanya akan diserahkan dalam mekanisme audit resmi oleh lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, atau Inspektorat.

“Dokumen kita serahkan ketika ada audit resmi. Setiap tahun ada audit rutin. Bapak kan bukan auditor,” ujarnya.

 

Sikap ini justru memantik kritik baru. Sejumlah pemerhati tata kelola anggaran menilai transparansi publik tidak harus menunggu auditor turun tangan.

 

“Kontrol sosial itu hak masyarakat. Kalau dari awal terbuka, polemik bisa dicegah. Audit itu formalitas hukum, transparansi itu akuntabilitas moral,” kata seorang analis kebijakan publik di Sumatera Utara.

Di Mana Letak Potensi Masalah?

 

Secara matematis, estimasi pembangunan RTH dengan spesifikasi fasilitas taman, paving block, lampu taman, pagar baja, hingga lantai sintetis memang berada di kisaran Rp 1,45–1,60 miliar.

READ  Sambut Hari Bhayangkara ke 80,Polsek Siantar Selatan Berbagi

 

Namun simulasi harga pasar menunjukkan potensi selisih indikatif Rp 200–280 juta apabila terjadi:

 

mark-up harga satuan material,

 

perbedaan volume pekerjaan,

 

atau penurunan mutu spesifikasi.

 

Komponen yang dinilai paling rawan antara lain paving block, tiang lampu taman, pagar lapangan baja, dan lantai sintetis.

 

Meski demikian, angka tersebut masih bersifat simulatif dan belum menjadi temuan audit resmi.

 

Ujian Akuntabilitas Uang Rakyat

Perdebatan kini mengerucut pada dua kubu.

Dinas bersikukuh kritik harus berbasis audit resmi.

 

Pengkritik menuntut dokumen dibuka sejak awal sebagai bentuk transparansi.

Bagi warga, persoalannya sederhana: jika proyek sudah sesuai hitungan teknis, mengapa rincian perhitungan tidak dibuka ke publik?

 

Proyek RTH di Purba kini bukan sekadar pembangunan taman. Ia berubah menjadi ujian keterbukaan pengelolaan APBD di Simalungun.

 

Pada akhirnya, penggunaan Rp 1,5 miliar uang rakyat tidak akan dinilai dari debat kata-kata, melainkan dari dua hal: transparansi dokumen dan kualitas fisik bangunan di lapangan.

 

Publik kini menunggu satu jawaban tegas: dibuka sekarang, atau menunggu audit datang belakangan.

(Red/Team)

www.liputanmetrosumut.com 

Follow WhatsApp Channel liputanmetrosumut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman
Sinergitas TNI – Polri,Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar 
Polres Langkat Edukasi Masyarakat Penguna Jalan, Dukung Operasi Patuh Toba 2026
Pastikan Situasi Tetap Kondusif,Polres Pematangsiantar Patroli Blue Light
Cegah Tindak Pidana,Polsek Siantar Marihat SALING di Pos Kamling Gang Kayu Manis
Melalui Minggu Kasih, Polsek Siantar Timur Jalin Hubungan Harmonis Dengan Jemaat Gereja GKPS 
Polsek Siantar Marihat Minggu Kasih di Gereja Katolik Stati santo Stefanus
Polsek Siantar Marihat Patroli dan Monitoring Penyaluran BBM di SPBU Wilkumnya
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 03:11 WIB

Aksi Humanis Polres Simalungun: Kapolres Turun Langsung Tenangkan 130 Warga GERMALAK, Mediasi Berujung Damai dan Massa Pulang dengan Senyuman

Senin, 2 November 2026 - 09:47 WIB

Sinergitas TNI – Polri,Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi Dengan Dandenpom I/1 Pematangsiantar 

Senin, 2 November 2026 - 08:24 WIB

Polres Langkat Edukasi Masyarakat Penguna Jalan, Dukung Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 2 November 2026 - 07:18 WIB

Pastikan Situasi Tetap Kondusif,Polres Pematangsiantar Patroli Blue Light

Senin, 2 November 2026 - 07:17 WIB

Cegah Tindak Pidana,Polsek Siantar Marihat SALING di Pos Kamling Gang Kayu Manis

Berita Terbaru