Pembangunan Telford Asal Jadi di Nagori Jorlang Huluan, Dugaan Mark-up Anggaran Mencuat 

- Reporter

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Disaat Banyaknya Pangulu (Kepala Desa) kecewa dengan putusan PMK no 85 tahun 2025. Dana Desa tahap II non earmark tidak lagi di salurkan ke desa-desa untuk pembangunan infrastruktur, justru desa Jorlang Huluan, kecamatan pematang Sidamanik, kabupaten Simalungun, Sumut tetap menerima kucuran dana desa tahap II, sayangnya dana desa tersebut tidak di pergunakan dengan baik.

 

Pasalnya, Pangulu Romulus Samosir diketahui Baru selesai melakukan kegiatan pembangunan pengerasan jalan Telford dusun III menuju pengkolan. Volume 2,5 + 0,15 + 351 pagu Rp 54.801.063. namun pekerjaan Telford dinilai tidak sesuai Rencana Biaya Anggaran (RAB).

 

Nampak jelas terpantau awak media padat Sabtu 06/12/2025, pasangan batu padas terlalu kecil, pasir tidak merata menutup permukaan pasangan batu, parahnya, pasangan batu tidak digilas mengunakan alat berat . Hal ini berpotensi akan rentannya pada kualitas pembangunan pada pekerjaan itu sendiri.

 

Awalnya informasi didapat dari laporan masyarakat yang mengatakan pembangunan Telford di dusun mereka di kerjakan asal-asalan tidak mengutamakan setadarisai pekerjaan pada umumnya.

Masyarakat sekitar saat ini merasa kecewa ketika di temui awak media, ia menilai, pembangunan Telford asal dikerjakan demi mencari keuntungan, terkadang kebijakan Pangulu Romulus P.Samosir sering tidak berpihak untuk kepentingan masyarakat kecil.

 

” Tak hanya pembangunan fisik yang sering bermasalah, penyaluran bantuan BLT DD juga kurang tepat sasaran. Banyak warga desa yang muda² terdaftar sebagai penerima, sementara lansia sebagian kecil saja yang mendapatkan bantuan,” ujar warga yang tidak ingin namanya di sebut

 

Tak sedikit masyarakat meyakini Dana Desa di desa mereka pemanfaatannya kurang tersentuh kepada masyarakat miskin yang rentan akan penghasilan yang memadai.

 

” Kebijakan Pangulu Romulus hanya menguntungkan orang-orang yang di anggap dekat dengan dirinya, mohon pak kami yang tua-tua ini di bantu,” pintanya mengakhiri

 

Disisi lain pangulu Romulus saat di konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp terkait pengerjaan Telford membenarkan bahwa pasang batu padas tidak digilas mengunakan alat berat.

 

” Memang gak digilas itu bos, alat tidak bisa masuk terjadi longsor, meskipun kita gunakan anggaran gilasnya,” balas Romulus

 

Ia juga menyarankan awak media datang ke kantornya agar dapat di jelaskan lebih lanjut, namun keterbatasan waktu menyebabkan undangan Romulus belum dapat di penuhi awak media, untuk hadir ke kantor desa Jorlang Huluan

 

” Datang lah kekantor hari Senin biar bisa di jelaskan,” ujarnya dalam balas pesan WhatsApp

 

Banyak terjadi kasus-kasus serupa di pemerintahan desa yang ada di kabupaten Simalungun, sayangnya inspektorat dinilai kurang cakap dalam melakukan tugas dan tanggung jawab melakukan pengawasan. Masyarakat berharap inspektorat kabupaten Simalungun serius melakukan pengawasan untuk menghindari kecurangan oknum pangulu yang berbuat nakal demi meraup ke untungan pribadi.

 

Hingga berita ini diterbitkan awak media belum melakukan konfirmasi ke inspektorat yang menangani pemeriksaan di kecamatan pematang Sidamanik.

(Red/Team)

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Pastikan Distribusi MBG Berjalan Lancar, 2.357 Penerima Manfaat Terlayani
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 
Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru