Program MBG Carut Marut, Iuran SPP Bervariasi, SMA Negeri 1 Kabanjahe Tuai Sorotan Tajam, Sekjen DPP Komnas Tipikor Angkat Bicara 

- Reporter

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : tampak dari depan SMA Negeri 1 Kabanjahe dan Kepala Sekolah Eddyanto Bangun, S.Pd, M.Si

Foto : tampak dari depan SMA Negeri 1 Kabanjahe dan Kepala Sekolah Eddyanto Bangun, S.Pd, M.Si

Liputanmetrosumut.com   ||  Tanah Karo – Berbagai persoalan terjadi di SMA Negeri 1 Kabanjahe, kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, hal ini disampaikan sekjen Lembaga Suwaday Masyarakat (LSM) Komnas Tipikor Independen Anggiat Pakpahan ke awak media pada Selasa 02/12/2025

 

Ia menyoroti berbagai kebijakan kepala sekolah Eddyanto Bangun, S.Pd, M.Si yang memberlakukan pembayaran uang SPP bervariasi. Siswa kelas 10 di wajibkan membayar uang SPP 200 ribu sementara kelas 11 dan 12 di kenakan 50 ribu, hal ini di nilai sangat membebani para orang tua siswa di mana saat ini pertumbuhan ekonomi masyarakat di provinsi Sumatra Utara mengalami inflasi.

 

” Disaat pertumbuhan ekonomi sedang tidak baik, kepala sekolah Eddyanto Bangun malah memungut uang SPP di luar nalar, kebijakan seperti ini menjerit leher para orang tua siswa,” ujar Anggiat Pakpahan

 

Informasi pembayaran uang SPP yang membebani para orang tua siswa ini, ia dapatkan dari hasil wawancara dengan beberapa siswa dan para orang tua siswa.

 

Anehnya, menurut Anggiat Pakpahan setelah wawancara dengan beberapa siswa dirinya sempat melihat para siswa di giring oleh oknum satpam ke toilet, disana para siswa mendapat intimidasi dari oknum satpam sekolah.

 

” Tanya apa wartawan itu sama kalian, jangan coba-coba membeberkan terkait sesuatu yang terjadi di sekolah ini sama wartawan/LSM,” ungkap satpam bermarga Bangun ke para siswa

 

Disamping itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari persiden RI Prabowo Subianto, yang di peruntukan untuk para siswa justru seluruh guru sekolah ikut menikmati, parahnya, porsi untuk para guru dinilai Anggiat tak cukup satu bahkan sampai empat porsi.

Foto : Tampak Penjaga sekolah (Security) bermarga Bangun sedang memakan MBG

 

” Seperti MBG yang di santap oknum satpam bermarga Bangun, hampir 4 porsi, ini perilaku buruk bagi kebijakan fiskal di lingkungan sekolah. Sebenarnya MBG itu untuk siapa dan siap yang merasa di untungkan dengan adanya program ini,” ketus Anggiat, ia merasa kesal saat di rinya mengunjungi sekolah SMAN 1 Kabanjahe

 

Disisi lain, Wakil Kepala sekolah kesiswaan Kelvin Ginting saat di temui awak media di lingkungan sekolah ia mengungkapkan

” para guru mendapat jatah MBG dari SPPG, terakhir iuran SPP saya tidak memahami langsung aja sama Kepala Sekolah,” ucapan Kelvin Ginting

 

Hingga berita di terbitkan, menurut Anggiat, kepala sekolah Eddyanto Bangun, S.Pd, M.Si saat di hubungi via telepon dan pesan WhatsApp tidak merespon atau memilih bungkam, guna meminta penjelasan pembayaran uang SPP yang nominalnya sangat membebani orang tua siswa

 

Sementara Kepala cabang dinas provinsi Sumatra Utara wilayah IV Bapak Salman S, Sos saat di kunjungi pada Selasa 02/12/2025 pukul 12.30 wib tidak berhasil di temui.dan Kepala seksi SMA tidak berada di tempat Samapi pukul 14.30 wib

 

Para orang tua siswa berharap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dapat mengevaluasi kinerja kepala sekolah SMA Negeri 1 kabanjahe. Kepala sekolah Eddyanto Bangun , S.Pd, M.Si dinilai lalai menjalankan tugas dengan baik.

 

Kutip uang SPP di luar nalar sudah bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016.

(Red/Team)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

 

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa
MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam
Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal
dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Polsek Siantar Martoba Pastikan Distribusi MBG Berjalan Lancar, 2.357 Penerima Manfaat Terlayani
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 
Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru