Tim Inafis Polres Simalungun Sigap Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Tujuh Hari Setelah Meninggal

- Reporter

Senin, 15 September 2025 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com   ||  Simalungun – Tim Identifikasi (Inafis) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menangani penemuan mayat seorang perempuan lanjut usia di Desa Sigung-gung, Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, pada Senin (15/9/2025).

 

Kepala Bagian Operasional (KBO) Reskrim IPDA Bilson Hutauruk menjelaskan kronologi penemuan mayat tersebut saat dikonfirmasi pada Senin malam sekitar pukul 19.30 WIB. “Mayat korban bernama Hotma Justi Sidabalok, perempuan berusia 66 tahun, ditemukan di dalam kamar rumahnya dalam kondisi sudah membusuk,” ujar IPDA Bilson Hutauruk.

 

Korban yang lahir di Siantar pada 4 Februari 1959 ini berprofesi sebagai petani. Mayat ditemukan oleh suaminya, Serdin Haloho (69), dan Kepala Lingkungan RT 01 Desa Sigung-gung, Kandi Purba (52), pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

 

“Penemuan berawal dari kecurigaan suami korban dan kepala lingkungan karena sudah seminggu tidak melihat aktivitas korban,” ungkap IPDA Bilson. Setelah mendatangi rumah korban, mereka menemukan mayat dalam kondisi sudah mengalami pembusukan di atas tempat tidur.

 

Kandi Purba, yang bertugas sebagai Kepling RT 01, segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Pos (Kapos) Polisi Haranggaol. Laporan kemudian diteruskan ke Kepala Polsek (Kapolsek) Purba yang langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Simalungun.

 

Tim gabungan yang terdiri dari personil Polsek Purba, tim Inafis Polres Simalungun, dan tim medis Puskesmas Haranggaol dipimpin Dr. Ester Naomi Simanjuntak segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

“Dari hasil pemeriksaan tim medis di TKP, pada tubuh korban yang sudah membusuk tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ucap IPDA Bilson menjelaskan hasil investigasi awal. Tim medis juga mengkonfirmasi bahwa kondisi mayat menunjukkan proses pembusukan selama kurang lebih tujuh hari.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat oleh warga setempat pada Selasa (9/9/2025). “Menurut informasi dari suami korban dan warga sekitar, korban selama ini memang menderita sakit yang tidak diketahui penyakitnya,” ujar IPDA Bilson menambahkan informasi dari para saksi.

 

Korban diketahui hidup sendiri di rumahnya, terpisah dari suaminya. Kondisi mayat ditemukan dengan seluruh kulit badan dan kaki melepuh serta berulat, menandakan telah terjadi proses dekomposisi selama beberapa hari.

 

Dalam penanganan kasus ini, tim penyidik telah melakukan serangkaian tindakan profesional meliputi pemeriksaan TKP oleh tim Inafis, interogasi terhadap saksi-saksi, dan pemeriksaan luar mayat oleh tim medis. “Kami juga telah melakukan wawancara mendalam dengan para saksi untuk memastikan tidak ada unsur kriminalitas,” ungkap IPDA Bilson.

 

Keluarga korban telah menyatakan menolak dilakukan pemeriksaan visum dan autopsi terhadap mayat. Mereka juga membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum terkait kematian korban. “Mayat telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman sesuai kepercayaan,” ucap IPDA Bilson.

 

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kematian korban merupakan kematian wajar tanpa adanya tanda-tanda kekerasan atau kecurigaan dari pihak keluarga maupun warga setempat. Tim penyidik akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini.

 

Kinerja profesional tim Inafis Polres Simalungun dalam menangani kasus ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus kematian yang memerlukan investigasi mendalam untuk memastikan kebenaran penyebab kematian.

(S.A.Ricardo.Siahaan)

Editor ; Redaksi

www.liputanmetrosumut.com 

Berita Terkait

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba
Tak Kenal Batas Wilayah, Tim Jatanras Polres Simalungun Bersama Polsek Gunung Malela Buru Pelaku Curas hingga Provinsi Riau dan Berhasil Bekuk Tersangka
Sinergi Solid Polsek Jorlang Hataran, Jatanras dan Inafis Polres Simalungun Ungkap Kronologi Musibah Anak Tertimpa Kayu Broti
Sat Reskrim Polres Simalungun Turun Olah TKP dan Sapaikan Himbauan Pasca Peristiwa Balita 4 Tahun Tewas Tertimpa Kayu Broti dari Mobil Pick Up
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar, Motor Curian Ditemukan di Kebun Sawit, Dua Bersaudara Diringkus
Hingga Dini Hari, Kabag Log Polres Simalungun Pimpin Standby Gabungan 39 Personel Amankan Malam Minggu
Reaksi Cepat Polsek Dolok Batu Nanggar Tangani Penemuan Mayat Penumpang Bus di Pintu Tol Sinaksak
Polres Simalungun Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22

Pemkab Simalungun Terus Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum di Serbelawan Pasca Banjir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33

Tinjut Laporan CC 110, Polsek Siantar Barat Cek TKP Dugaan KDRT di Gang Swadaya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:31

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Bantu Bawa Warga ke Pusat Rehabilitasi 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:29

Kapolsek Siantar Utara Bagikan Sembako dan Bendera Merah Putih kepada Warga Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambang dan Monitoring Lahan Jagung Petani Binaan 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:02

Miris! Kantor Pangulu Diduga Berubah Jadi “Mess” Pekerja, Jam Kerja Sepi, Pelayanan Publik Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:35

Polres Pematangsiantar Kembali Torehkan Prestasi, Satresnarkoba Ungkap Kasus Peredaran Ekstasi ,18 Butir Pil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:29

Berawal dari Informasi Warga, Polres Pematangsiantar Ringkus Mahasiswa Pembawa 10 Butir Ekstasi

Berita Terbaru