Pemkab Simalungun Selesaikan Dugaan Bullying Terhadap Anak di Kecamatan Dolok Batu Nanggar

- Reporter

Kamis, 13 Februari 2025 - 14:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputanmetrosumut.com ||Simalungun-Sumut-   Adanya informasi tentang tindakan bullying terhadap salah satu siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Dolok Batu Naggar Kabupaten Simalungun, Sumut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) bersama sejumlah instansi terkat turun kelapangan untuk melakukan pertemuan dalam rangka  penyelesaian dan mediasi.

Pertemuan penyelesaian dan mediasi terhadap masalah bullying tersebut berlangsung di ruang rapat SD Negeri 091597 Tegal Sari Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Rabu (12/2/2025), yang dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, Forkopimca Dolok Batu Nanggar, para guru dan Komite Sekolah SD Negeri 091597, serta lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim Prov. Sumut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SD Negeri 091597 Tegal Sari, Sayunur Butar-butar menjelaskan bahwa, tidak ada terjadi pembulian terhadap salah satu siswa di sekolah yang ia pimpin. Menurutnya tentang bullying diperoleh dari Medsos disalah satu akun tiktok.

Sayunur juga meminta agar nama baik sekolah yang ia pimpin dibersihkan terkait adanya postingan tindakan bullying terhadap salah satu muridnya.
Komite Sekolah SD Negeri 091597 Tegal Sari, Herman Syahputra menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah ada mendengar aduan tentang adanya kekerasan di sekolah, bahkan pihaknya merasa dirugikan dengan adanya informasi tentang postingan pembulian terhadap salah satu murid di SD tersebut. “Jangan ada keterangan sepihak,”ujarnya.

Sementara itu, dari pihak keluarga anak yang diduga di bully, Novia Ananda menjelaskan bahwa adiknya pernah di bully berupa ejekan karena tidak punya bapak. Namun pihak keluarga terus memberikan semangat kepada anak tersebut untuk tetap sekolah.

Kanit PPA Polres Simalungun melalui Kapolsek Sebelawan Iptu Gunawan Sembiring menyampaikan bahwa, informasi dan kabar tentang postingan bulliying yang ada di Tiktok, diperoleh dari informasi POLDA Sumut diteruskan ke Unit PPA Polres Simalungun.

Gunawan berharap agar pertemuan ini untuk mencari jalan keluar. Ia juga meminta jika di tengah-tengah masyarakat menemukan permasalahan, sebisanya agar diselesaikan dengan cara Restoratif Justice, dengan membangun komunikasi dan koordinasi yang baik diantara pihak pihak yang terkait.

Kadis PPPA melalui Kabid PHA dan PA Isyak Irwanto, menyampaikan bahwa pihkanya agar pertemuan ini untuk mencari jalan keluar jika menemukan permasalahan dengan cara Restoratif Justice, dengan cara membangun komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Dengan adanya permasalahan ini jangan menjadikan kondisi psikologis anak semakin terganggu secara psikologis. Dinas PPPA Simalungun siap memberikan Konseling Psikologis melalui tenaga ahli psikolog kepada anak jika diperlukan,”ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun, Sudiahman Saragih menyampaikan, jangan takut dalam melayani seluruh lapisan Masyarakat. Dimana setiap pegawai pemerintah adalah pelayan masyarakat dengan tetap berdiri pada koridor dan peraturan serta perundang – undangan yang berlaku dalam melayani dan membina masyarakat.

Khususnya para guru dan seluruh petugas peyelenggara Pendidikan, Sudiahman mengatakan, bahkan seorang guru harus menganggap semua anak adalah anak kita. “Mari semua pihak agar mencari solusi atas adanya permasalahan ini. Agar keluarga anak tersebut dipastikan mendapatkan bantuan – bantuan sosial dari pemerintah,”tandasnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pemberian tali asih kepada keluaraga anak yang diduga dibully yang berlokasi di Nagori Bandar Selamat Kecamatan Dolok Batu Nanggar.(*)

(S.A Ricardo.Siahaan)

Editor : Redaksi

www.liputanmetrosumut.com

Berita Terkait

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan
Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026
Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi
Semangat Kebersamaan Saling Membantu, Pemkab Simalungun Bersama TNI, Polri, Ormas dan Warga Gotong Royong Pulihkan Serbelawan
Pasca Banjir Di Pasar Bawah Serbalawan, Pemkab Simalungun Siapkan Langkah Strategis Cegah Banjir Terulang
Bupati Simalungun Keluarkan SE Tentang Pengendalian Penangkapan Ikan Pora‑pora Di Perairan Danau Toba
Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Serbalawan, Pemkab Simalungun Bersama TNI, Polri dan Warga Gotong Royong Pulihkan Permukiman
Bunda PAUD Simalungun: Pendidikan Prasekolah Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kecerdasan Anak
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rabat Beton Dana Desa Rp119,6 Juta di Sahkuda Bayu Disorot, Warga Minta Inspektorat Turun Periksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:27

MBG Simalungun Disorot! Aslap Mengaku Tak Tahu Kebutuhan Ikan Nila 1.800 Porsi, Yayasan Garuda Harapan Baru Bungkam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:44

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat, Polres Binjai Aktifkan Kembali TIM Anti Begal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:24

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai, Dua Terduga Pelaku 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:21

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Sita 9,05 Gram Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:20

Polsek Siantar Selatan Panen Jagung Bersama Petani Binaan di Jalan Bendungan

Berita Terbaru